1. Racing
- Ban sport untuk balapan
- Tekstur segitiga di ban lebih banyak (semakin banyak semakin kuat daya cengkram)
- Tipe ban racing dibuat dengan karet yang lebih lembut
- Ban ini tidak cocok digunakan di jalan umum karena cepat kehilangan daya cengkram
- Dibuat menggunakan bahan karet yang lebih lembut ketimbang tipe ban lain
- Tidak cocok digunakan dalam keadaan basah, tidak ada daya cengkram
- Tidak cocok digunakan pada musim dingin, semi dan gugur
![]() |
| Ban Off Road |
- Ban tipe off road memiliki tonjolan dan dalaman untuk menghasilkan cengkaraman maksimum pada medan berlumpur, berpasir, atau berkerikil.
- Jenis ban off road tidak stabil pada jalan aspal
Ban jenis ini banyak digunakan oleh skutik seperti Vespa
4. Ban Cruiser
- Daya tahan lebih baik dari tipe ban sport
- Daya cengkram atau grip kalah dengan jenis ban sport
![]() |
| Ban Touring |
- Ban biasanya terbuat dari karet keras untuk daya tahan yang lebih lama
- Pada suhu tinggi daya cengkram atau grip kalah dengan jenis ban sport dan sport touring
- Pada suhu lebih rendah daya cengkram lebih baik dibanding suhu tinggi
- Lebih cocok untuk mengendarai dalam kondisi dingin atau musim dingin sedangkan tipe ban sport mungkin tidak pernah mencapai suhu operasi optimal.
- Daya tahan lebih baik dari tipe ban sport
- Daya cengkram atau grip kalah dengan jenis ban sport
- Daya tikung tidak sebagus tipe ban sport
- Bagus untuk track yang lurus
- Bagus digunakan untuk perjalanan antar kota (jarak jauh)
- Memiliki grap atau daya cengkram yang luar biasa
- Jarak tempuh hanya 1.000 mil (1.600 km) atau kurang.
- Tipe ban sport di lapangan balap membutuhkan daya cengkram yang tinggi pada saat menikung
- Ban ini bisa beroperasi pada suhu yang tinggi
- Tingkat cengkraman meningkat seiring dengan suhu ban meningkat
- Tidak aman digunakan di jalan umum, karena daya cengkram ban ini baru efektif ketika suhu ban tinggi dan mungkin Anda sudah sampai ke tempat tujuan sebelum suhu ban menjadi panas.
- Di balapan, ban ini dipanaskan dengan alat pemanas untuk menghasilkan daya cengkram yang maksimal












